BERLIBUR KE SKAGWAY, ALASKA


M

atahari belum juga nampak, udara juga masih terasa sangat dingin, meski sekarang sudah memasuki pertengahan musim panas. Saya dan teman-teman tiba di Skagway, Alaska sekitar jam 10 pagi. Rencananya kami akan mengadakan tour dengan helikopter menuju Glacier atau gunung es sekitar jam 12 siang, jadi kami punya waktu sekitar 2 jam buat melihat-lihat kota kecil Skagway ini. Maka kami berlima yang semuanya baru sekali ini menginjakan kaki di Skagway ini langsung tanpa membuang waktu berjalan mengelilingi kota kecil Skagway. Dua orang teman saya dari Bandung, satu orang dari Yogyakarta, satu orang datang dari Jakarta, dan saya sendiri asli berasal dari Cilacap. Kami benar-benar menikmati keindahan dan kebersihan kota Skagway, saya melihat banyak juga dokar yang dipakai buat wisata mengelilingi kota (sight seeing tour/city tour), namun saya tidak melihat kotoran-kotoran kuda di jalanan, karena mereka menaruh sejenis karung goni di belakang kuda-kuda mereka, jadi kalau kuda itu mengeluarkan kotoran tidak jatuh dijalanan.

Kota Skagway terletak di sebelah tenggara Alaska , yang merupakan awal dari terusan Lynn (the head of Lynn Canal) berdiri pada tahun 1900. Selain sebagai kota wisata Skagway juga sebagai kota pelabuhan, kota perdagangan dan sebagai pintu gerbang menuju teritori Yukon. Sebenarnya kota Skagway mulai didiamin penduduk pada tahun 1897-1898 sebagai pelabuhan dan pusat suplai selama perburuan emas Klondike sedang ramai. Menurut data pada tahun 2003 diperkirakan didiamin 818 orang dan perkembangannya tidaklah terlalu pesat. Meskipun merupakan kota pelabuhan yang bebas beku dan bebas es sepanjang tahun namun letak Skagway yang terpencil mengakibatkan tidak mengundang banyak orang untuk hidup dan mencari nafkah di Skagway.

Setelah puas mengelilingi kota, kamipun pergi ke tempat helikopter mangkal, sebelum bisa naik ke helikopter tour guide kami menanyakan berat badan kami. Terus kami disuruh ganti sepatu khusus buat jalan-jalan di gunung es, juga kami diberi rompi khusus buat perjalanan udara. Setelah semuanya siap baru kami menuju tempat parkir helikopter, disana sudah menunggu pilot kami dengan senyum yang ramah, dalam hati saya berkata, meskipun dia pilot tapi dia mau tersenyum dan menyapa kami dengan ramah meski kami berasal dari Asia. Pilot tersebut mempersilahkan kami masuk dulu baru kemudian dia masuk, setelah berada didalam dia kembali menyapa dan mengatakan selamat datang di Skagway, kemudian perjalananpun dimulai, selama di perjalanan kami melewati banyak pegunungan dan lembah yang masih diselimuti salju/es, setengah jam kemudian kamipun mendarat di Glacier tujuan.

Kami betul-betul terkesima dengan keindahan gunung es karena ini kali pertama kami bisa menginjakan kaki mas jadi pendaki gunung es.jpgdigunung es, rasanya seperti mimpi saja, saya sendiri juga hampir tidak percaya kalau saya bisa berwisata ke gunung es. Tour guide kamipun menjelaskan yang dirasa perlu saja, meski dari awal kami sudah bilang kalau kami bisa berbicara bahasa inggris dengan lancar mungkin dia tahu dan membiarkan kami menikmati keindahan gunung es ini sendiri. Yang membuat saya hampir tidak percaya adalah ketika tour guide itu menjelaskan bahwa ada lubang atau jurang es yang dalamnya 100km, dan kamipun semua ingin melihat dan foto-foto di jurang es itu buat kenang-kenangan.

Rasanya kami masih betah dan masih ingin meng-explore glacier/gunung ini, namun sayangnya helikopter yang tadi mengantar kami sudah datang lagi buat menjemput kami, dan mengantar group yang lain. Jadi kami meskipun belum merasa puas harus tetap pulang.

Saya yakin disebabkan ongkos terbang yang mahal dari Jakarta sampai Alaska menyebabkan masih sangat jarang orang Indonesia yang datang ke Alaska. Dan tentu tidak mengherankan kalau nama Skagway masih sangat asing terdengar di telinga kita. Semoga suatu saat nanti banyak orang Indonesia bisa berlibur ke Skagway, Alaska. Semoga saja.

——–HERI K. dari Skagway, Alaska


Tentang pengusahamuda79

Sedikit Tentang Saya Sekarang saya masih aktif bekerja sebagai pelaut tepatnya saya bekerja di kapal pesiar, untuk saat ini saya bergabung dengan sebuah cruise line yang cukup terkenal di Amrik sana yaitu : Holland America Line, jadi nanti di blog saya ini apa yang saya ceritakan tentang kapal pesiar itu mayoritas terjadi di HAL, namun demikian saya sering bertemu dengan teman – teman dari Indonesia juga di sana (di Amrik) dan tentu saya ngobrol dengan teman – teman dari cruise line yang berbeda – beda untuk menambah kekayaan wawasan tentang kapal pesiar. Untuk mengisi waktu ketika saya sedang cuti, saya lebih seneng “menggauli” computer, dari sekedar utak atik, bongkar pasang, bikin situs dan blog sampai membaca berbagai artikel yang ada hubungannya dengan computer dan dunia IT di Indonesia.
Pos ini dipublikasikan di infobiz. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s